Bams, Si Pembawa Keberuntungan

Merawat tanaman itu susah-susah gampang, kecuali untuk tanaman yang satu ini. Buang jauh-jauh kata susah!

***

Tanaman hias ini aku rawat sejak akhir tahun lalu, menemukannya secara tidak sengaja saat jalan-jalan bersama Ibu dan Bapak. Awalnya tanaman ini aku jadikan sebagai penghias meja kerja, eh..rupanya dia sering diculik dan lebih eksis sebagai properti photo session ketimbang pemiliknya.

Saking sayangnya, ada nama khusus buat tanaman ini. Bams, merupakan penggalan dari kata Bamboo. Tanaman ini sejatinya adalah Lucky Bamboo, banyak dipajang karena mitosnya tanaman ini membawa keberuntungan dan kondisi bagus lainnya dalam kehidupan.

Terkadang aku memanggil Bams dengan Bambang. Padahal tidak jelas tanaman ini masuk kategori jantan atau betina. Merawat Bams itu nggak pakai ribet. Kuncinya hanya tidak membiarkan media pengganti tanahnya kering kekurangan air. Jadi beberapa hari sekali, cukup tuang air beberapa sendok. Nggak perlu pupuk, apalagi NPK seperti perawatan tanaman hias lain. Praktis, membuat aku makin jatuh cinta pada tanaman ini.

Apa kabar tanaman ini? Bams kini berada di Surabaya, aku berikan untuk orang terkasih sebagai cinderamata. Bams pasti kuat dan mampu bertahan di manapun.

Yogyakarta, 20 April 2017
#berkebun #likalikusikiki

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s